Senin, 22 Februari 2016

Lekat; Desain Kontemporer Dengan Tenun Baduy


Budaya dan seni kriya khas Indonesia membuat Amanda Indah Lestari jatuh hati, lulusan desain grafis ini membuat koleksi busana ready to wear perdana nya di tahun 2012, setelah sebelumnya hanya memproduksi aksesoris. Di tahun ke-3 nya ini Amanda masih konsisten dalam mengeksplorasi kain tenun suku Baduy, mengangkat tenun suku Baduy menjadi busana yang modern ialah harapan Amanda ketika membuat label Lekat.

Setelah pada koleksi - koleksi sebelumnya Amanda menggunakan tenun suku Baduy dengan warna teduh, hal berbeda dilakukanya pada koleksi Spring / Summer 2016 kali ini, Warna - warna tenun baduy yang lebih berani pun ia padukan dengan bahan - bahan lain yang lebih simple. Dalam koleksinya kali ini Amanda juga berkolaborasi dengan illustrator Angela Judiyanto dengan mengusung tema The eyes has to travel. Menurut Amanda, tema The eyes has to travel menginterpretasikan perjalanan Lekat dalam memperkenalkan tenun baduy sebagai salah satu warisan budaya Indonesia.

















Kain tenun suku Baduy dikombinasikan dengan bentuk busana kasual nan simple, membuat keseluruhan koleksi terasa kontemporer. Eksporasi untuk membuat kain tradisional menjadi bentuk kekinian pun sangatlah terlihat, namun memang koleksi Lekat kali ini lebih terasa berani dalam permainan detailnya dibanding koleksi - koleksi sebelumnya. Dengan koleksi yang kian kontemporer ini sepertinya butuh waktu hingga masyarakat luas dapat menerimanya, terlebih untuk beberapa busana seperti rok panjang dengan detail kain perca, atau coat dengan detail tambalan.

Bayu Raditya Pratama   
   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar